PEUBAH LAJU TUMBUH RELATIF DAN PROTEIN BERPERAN PENTING DALAM MENINGKATKAN KUALITAS BENIH KEDELAI (Glycine max L. Merr)

 

Relative Growth Rate and Protein Are Key Variables In Improving Seed Quality of Soybean (Glycine max L. Merr)

Rudi Hartawan

 

 

ABSTRACT

Variables of seed quality are correlated each others, especially in storage. This fact needs investigation to predict main variables for measuring seed quality at storage. The objectives of this study were to investigate the main variables on growth analysis and seed quality using path analysis in production of extension seed. The field trial was carried out at Sebapo Experimental Station, Jambi and laboratory works were conducted in the Center for Post Harvest Research and Development, The Ministry of Agriculture and Center for Forest Research and Development, The Ministry of Forestry, Bogor from April until December 2010.
The experimental design used was an unformatted design. The research showed that relative growth rate and protein were the main variables to improve soybean seed quality.

 

Keywords : Seed technology, soybean, seed quality, relative growth rate, protein

 

 

 

PENDAHULUAN

Pertumbuhan dan perkem-bangan merupakan proses fisiologi yang terjadi pada tanaman sebagai interaksi antara faktor genetik dan lingkungan tumbuh. Analisis tumbuh merupakan suatu metode untuk menentukan respons fenotip tanaman kedelai terhadap faktor genetik dan lingkungan tumbuhnya. Pertum-buhan yang optimal berkorelasi positif dengan produksi dan kualitas benih kedelai.

Peubah-peubah kualitas benih saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya terutama dalam proses penyimpanan, fakta ini menuntut adanya investigasi untuk menentukan peubah utama yang mempengaruhi kualitas benih dalam penyimpanan. Menurut Shur (2008) bahwa sidik lintas dapat digunakan sebagai alat uji untuk menentukan peubah utama. Pemahaman tentang pola hubungan antar peubah sangat mendukung untuk menentukan peubah utama yang mempengaruhi produksi, demikian pula dengan peubah utama yang dapat memper-tahankan kualitas benih dalam penyimpanan.

Peneliti-peneliti terdahulu telah membahas peubah-peubah yang mempengaruhi pertumbuhan dan kualitas benih; Showkat dan Tyagi (2010) menyatakan bahwa sidik lintas dapat menentukan peubah utama pertumbuhan tanaman kedelai; Khan et al. (2011) menyatakan bahwa 90% bobot benih adalah cadangan makanan yang akan digunakan oleh embrio untuk tum-buh dan berkembang; Krzyzanowski et al. (2008) melaporkan bahwa kulit benih berfungsi melindungi ca-dangan makanan dan embrio serta mempunyai korelasi positif yang kuat antara lignin pada kulit benih dengan daya simpan benih kedelai. Tatipata (2010) menyatakan bahwa tingkat kadar air benih perperan penting terhadap umur simpan benih karena kadar air berhubungan dengan laju respirasi benih.

Kalimat-kalimat di atas menggambarkan perlu ditentukan peubah utama yang mempengaruhi produksi dan kualitas benih kedelai. Konsep ini dituangkan dalam penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan peubah utama analisis tumbuh dan kualitas benih untuk meningkatkan kualitas benih kedelai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: