PENGARUH UMUR KECAMBAH DAN DOSIS PUPUK UREATERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO

Effects of Seedling Ages and Urea Dosages on Seedling Growth of Cacao

Erida Nurahmi, Yuswar Yunus dan Yennita

 

ABSTRACT

 

    Cacao is an important plantation plant in Indonesia for its contribution to our income. The productivity of this plant still have a chance to be increased, with the improvement in culture technique. One limited information concerning the cacao cultivation technique is seedling ages and urea dosages when transplanting. The purposes of this research were to find out the effect of seedling ages, urea dosages, and interaction between them on cacao seedling growth at nursery. Research was conducted at Experimental Station of Agriculture Faculty, University of Syiah Kuala. Units of treatment were arranged according to Factorial Randomized Complete Block Design with 4 replicates, followed by Honestly Significant Different Test at the level of 5%. Seeds were extracted from 1/3 of cacao mature fruits at the center of the pod and germinated in germination box filled with sand and covered by wet towel. Growing medium used was top soil:manure:sand=2:1:1 (by volume). Variables observed were seedling height, stem diameter, leaf number and area, primary root length, and wet and dry mass of seedling at 45, 60 75 and 90 days after transplanting. Results showed that there were significant interactions between treatments on all variables observed. The best combination was age of 10 days of seedling and dosage of 2 g urea per polybag.

 

Keywords:     Theobroma cacao, plant transplanting, seedling ages, urea dosages, seedling growth

 

 

PENDAHULUAN

 

Tanaman kakao (Theobroma cacao L.) termasuk famili Sterculiaceae, berasal dari hutan-hutan di daerah Amerika Selatan, kemudian diusahakan penanamannya oleh orang-orang Indian Aztec. Prospek pengembangan kakao di Indonesia cukup baik, pemasarannya mempunyai peluang yang lebih baik dari komoditas lain seperti karet, kopi dan teh. Hal ini memberikan kesempatan untuk meningkatkan pemasukan devisa bagi negara dan penghasilan pengusaha serta petani kakao (Sunanto, 1992).

Pertumbuhan tanaman selama di pembibitan sangat dipengaruhi oleh umur pemindahan kecambah dan di pengaruhi juga oleh tersedianya unsur-unsur hara makro dan mikro dalam jumlah yang cukup. Apabila umur pemindahan kecambah terlalu lama, misalnya lebih dari 13 hari akan menyebabkan terham-batnya pertumbuhan dan apabila kekurangan salah satu unsur hara maka tanaman akan menunjukkan salah satu gejala defisiensi.

Tingkat produksi tanaman kakao sangat ditentukan oleh baiknya perlakuan yang diberikan selama pertumbuhan dan perkembangannya, terutama selama pertumbuhan awal di pembibitan. Langkah pertama di pembibitan adalah penyemaian biji kakao, penyemaian ini dimaksudkan untuk mendapatkan kecambah-kecambah yang baik dan seragam pertumbuhannya.

Menurut Sunanto (1992), pemindahan kecambah ke polibag dilakukan pada umur 4 atau 5 sampai dengan 12 hari setelah penyemaian, dan biji-biji yang tidak tumbuh setelah 12 hari harus dibuang. Selanjutnya Siregar et al (2005), menyatakan bahwa pemindahan kecambah ke polibag dilakukan setelah berumur 21 hari. Pemindahan kecambah ke polibag sering terlambat, hal ini disebabkan karena biji kakao serentak berkecambah (masa dormansi biji relatif pendek) dan kurangnya tenaga kerja. Akibat keterlambatan ini menyebabkan rusaknya kecambah tersebut.

Ketersediaan unsur hara sering merupakan faktor pembatas, di mana tanaman kakao tidak dapat mencukupkan unsur hara bagi konsumsi pertumbuhannya. Leiwakabessy (1977) menyatakan pertumbuhan tanaman sangat ditentukan oleh unsur hara yang tersedia berada dalam keadaan optimum dan seimbang. Untuk pemenuhan akan tersedianya unsur hara dapat ditempuh dengan jalan pemupukan.

Nitrogen merupakan salah satu unsur hara makro yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang banyak. Pemberian nitrogen dapat mempercepat pertumbuhan bagian vegetatif tanaman, mem-perbanyak butir-butir hijau daun, menciptakan perakaran yang lebat dan kuat (Leiwakabessy, 1977). Pemberian nitrogen pada bibit tanaman kakao diharapkan akan dapat mempercepat pertumbuhan batang dan daun serta menghasilkan perakaran yang baik.

Apabila tanaman kekurangan nitrogen, maka pertumbuhannya akan terganggu, tanaman tumbuh kerdil, sistem perakarannya terbatas dan daunnya menjadi kuning. Namun apabila kelebihan nitrogen akan mengakibatkan pengaruh buruk berupa lambatnya pematangan buah, tanaman akan mudah rebah karena banyak menyerap air (sekulen), tidak tahan terhadap penyakit dan serangan hama sehingga dapat menurunkan kualitas hasil (Sutejo, 2002).

Urea adalah pupuk nitrogen yang berwarna putih dengan rumus kimia Co(NH2)2, berbentuk kristal dengan garis tengah ±1 mm dan mengandung nitrogen sebanyak 45-46% (Nyakpa dan Hasinah, 1985). Selanjutnya Sutejo (2002) menya-takan bahwa pupuk urea termasuk golongan pupuk yang higroskopis di mana pada kelembaban relatif 73 % pupuk ini mulai menarik air dari udara.

Menurut Sunanto (1992), pemberian pupuk urea pada pembibitan tanaman kakao diberikan sebanyak 1 g/polibag, karena jika diberikan terlalu banyak maka tanaman akan mudah rebah, tidak tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Selanjutnya Marsono dan Sigit (2005), menyatakan keuntungan menggunakan pupuk urea adalah mudah diserap tanaman. Selain itu, kandungan N yang tinggi pada urea sangat dibutuhkan pada pertumbuhan awal tanaman.

Salah satu yang perlu diperhatikan dalam pemupukan adalah dosis pemberiannya. Bila diberikan terlalu tinggi, maka pertumbuhan tanaman akan tertekan (terjadi plasmolisis) sedangkan bila diberikan terlalu rendah maka tujuan pemupukan tidak tercapai.

Oleh karena itu perlu kiranya diadakan penelitian sehingga dapat dilihat sejauh mana pengaruh umur pemindahan kecambah dan pem-berian beberapa taraf pupuk urea pada pembibitan tanaman kakao. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh umur kecam-bah dan dosis urea serta interaksi antara keduanya terhadap pertum-buhan bibit kakao.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: