PENGARUH INTERVAL WAKTU PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR ENVIRO TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL DUA VARIETAS MENTIMUN (Cucumis sativus L.)

Jumini, Hasinah HAR, dan Armis

ABSTRACT

This study was aimed at determining appropriate time interval of providing liquid organic fertilizer Enviro to growth and yield of two varieties of cucumber and interaction betweenthe time interval and the variety. The experiment was carried out on flood plain of Krueng Lamnyong, Shiah Kuala Sub District, Banda Aceh from November 2008 to January 2009, using a factorial randomized complete block design 4×2 with three replications. Factors studied were time interval of providing liquid organic fertilizer Enviro, consisting of 4 levels ( 5, 7, 9 and 11 days and varieties, consisting of 2 levels (local varieties and Hercules 56). Variables observed were plant height, fruit numbers, fruit length, fruit diameter, and fruit Weights. Results showed that the time interval of providing liquid organic fertilizer Enviro did not affect plant height at age of 10, 20, and 30 days after planting (DAP), the number, length, diameter and weight of cucumber fruits harvested for 4 times. On the other hand, variety exerted significant effects on plant height at age of 10, 20 and 30 DAP, the number, length and weight of fruits, but did not exert a significant effect on fruit diameter. The best growth and length of cucumber fruits were found on varieties Hercules 56, while the number, diameter and weight of fruits of four Time harvest were found on local varieties.
There was no significant interaction between time interval and variety on all variables observed.

Keywords: liquid organic fertilizer, Enviro, variety, Hercules 56, cucumbers

PENDAHULUAN

Prospek tanaman mentimun semakin cerah, karena pemasaran hasilnya tidak hanya dilakukan di dalam negeri (domestik) tetapi ke luar negeri (ekspor). Untuk itu diperlukan peningkatan produksi dan produktivitas dari mentimun, salah satunya melalui pemupukan (Rukmana, 1994). Pemupukan memegang peran penting dalam meningkatkan produksi tanaman, terlebih lagi dengan banyaknya penggunaan varietas unggul yang mempunyai respons yang tinggi terhadap pemupukan.

Pemupukan merupakan salah satu cara untuk memperbaiki tingkat kesuburan tanah dan meningkatkan produksi tanaman. pemupukan dapat dilakukan melalui tanah dan daun. Pemupukan melalui daun dilakukan karena adanya kenyataan bahwa pemupukan melalui tanah kadang-kadang kurang menguntungkan, karena unsur hara sering terfiksasi, tercuci dan adanya interaksi dengan tanah sehingga unsur hara tersebut relatif kurang tersedia bagi tanaman. Faktor inilah yang mendorong timbulnya pemikiran untuk melaku-kan pemupukan melalui daun (Suhadi, 1980). Keuntungan pemupukan melalui daun adalah penyerapan unsur hara dari pupuk yang di berikan berjalan lebih cepat dibandingkan bila diberikan melalui tanah, sehingga pemberian pupuk melalui daun lebih efisien penyerapan unsur haranya (Lingga, 1994).

Pada prinsipnya pemupukan melalui daun memperhatikan waktu aplikasi yang tepat. Soetejo dan Kartasapoetra (1988) menyebutkan bahwa waktu aplikasi juga menentukan pertumbuhan tanaman. Berbedanya waktu aplikasi akan memberikan hasil yang tidak sesuai dengan pertumbuhan tanaman. pemberian pupuk melalui daun dengan interval waktu yang terlalu sering dapat menyebabkan konsumsi mewah, sehingga menyebabkan pemborosan pupuk. Sebaliknya, bila interval pemupukan terlalu jarang dapat menyebabkan kebutuhan hara tanaman kurang terpenuhi. Interval waktu pemberian pupuk organik cair Enviro di anjurkan yaitu 7-10 hari sekali dengan konsentrasi 1 cc per liter air.

Di samping pemupukan, penggunaan benih varietas unggul juga sangat berpengaruh terhadap hasil mentimun. Penelitian ini menggunakan dua varietas yang menghendaki tempat yang berbeda. Mentimun varietas lokal menghen-daki dataran rendah dan mentimun varietas Hercules 56 menghendaki dataran tinggi untuk pertumbuhan-nya. Mentimun varietas lokal mulai berbunga pada umur 24 HST, umur panen tanaman ini 33-36 HST dan banyak menghasilkan bunga jantan, buahnya berwarna putih kehijauan. Sedangkan varietas Hercules 56 masa panennya 35-60 HST, buah seragam, tidak berongga, daging buah cukup tabal, buah berbentuk panjang silindris dan kulitnya berwarna hijau tua (Cahyono, 2003). Sejauh mana pengaruh dari interval waktu pemupukan organik cair Enviro terhadap pertumbuhan dan hasil dua varietas mentimun serta interaksi antara kedua faktor tersebut belum diketahui oleh karena itu perlu dilakukan penelitian.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interval waktu pembe-rian pupuk organik cair Enviro yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil dua varietas tanaman mentimun serta nyata tidaknya interaksi antara kedua faktor tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: