RESPONS BIBIT JARAK PAGAR PADA BERBAGAI KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI PUPUK DAUN NOVELGRO

Ainun Marliah dan Jumini

ABSTRACT

The ojectives of this research were to study effect of media composition and  foliar fertilizer of NOVELGRO concentration on growth Jatropha curcas.  Experimental design used was a factorial 3×4 with three replications. Factors investigated were growth media composition with a ratio of 1:1:1 (soil, compost, sand), (soil, compost, and rice husk), (soil, compost, saw dust), and Novelgro concentration of 0, 1, 2 and 3 cc/L of water.  Results showed that there was a significant effect of growth media composition on plant growth and leaf number  at  35, 45 and 55 day after planting (DAP), stem diameter at 45 and 55 DAP, fresh weight, dry weight and dry weight of root, but the media composition did not show significant  effect on plant growth and leaf number at 25 DAP and stem diameter at 25, 35 DAP. The best growth was found at media composition of soil, compost and sand with a ratio of 1:1:1.  Fertilizer concentration significantly affected stem diameter at 25 DAP but did not show a significant affect on plant growth and leaf number at 25, 35, 45, and 55 DAP, stem diameter at 35, 45, and 55 DAP, fresh weight, dry weight and dry weight of root. Plant growth was best at a fertilizer concentration of 2cc/L of water. There was no significant interaction between growth media composition and fertilizer concentration on all variables observed.

                                                                                                                     

Keywords: Jatropha curcas, media composition, foliar fertilizer

 

PENDAHULUAN

 

Prospek pengembangan tanaman jarak pagar (Jatropa curcas Linn.) cukup potensial, yaitu bijinya dapat diolah menjadi bahan bakar pengganti minyak bumi. Menurut Prihandana dan Hendroko (2006) biji jarak pagar dapat menjadi sumber energi (BBM) alternatif dan menjadi bahan bakar hayati.  Untuk itu perlu  upaya meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi tanaman jarak pagar. Berbagai usaha dapat dilakukan diantarainya dengan penyiapan bibit yang baik.

Pertumbuhan bibit yang baik dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah media tanam. Tanah yang baik untuk pertumbuhan bibit harus memiliki sifat fisik, kimia serta biologi yang sesuai. Salah satu cara untuk memperbaiki sifat fisik , kimia dan biologi tanah adalah dengan pemberian bahan organik (Sutedjo dan Kartasapoetra, 1988)

Media tanam yang baik bagi pertumbuhan bibit jarak pagar adalah campuran tanah, kompos dan pasir dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Media tanam pasir dapat juga digantikan dengan sekam padi atau serbuk gergaji (Prihandana dan Hendroko, 2006).

Tanah merupakan media utama sebagai tempat tumbuh tanaman jarak pagar.  Menurut Rao (1994) tanah menyediakan dukungan fisik yang diperlukan untuk perkembangan  sistem perakaran dan  berfungsi sebagai penyuplai udara, air dan nutrisi yang  penting bagi pertumbuhan tanaman. Sutarminingsih (2003) menambahkan agar tanaman berproduksi dengan baik, diperlukan adanya sumber daya tanah yang baik pula, dalam arti mampu mendukung pertumbuhan tanaman melalui ketersediaan unsur hara, air dan udara yang terkandung di dalamnya.

Kompos merupakan pupuk organik buatan manusia yang dibuat dari proses pembusukan sisa-sisa buangan makhluk hidup (tanaman maupun hewan). Menurut Lingga dan Marsono (2008) kandungan utama dengan kadar tertinggi dari kompos adalah bahan organik yang sangat baik untuk memperbaiki kondisi tanah. Unsur lain dalam kompos yang variasinya cukup banyak walaupun kadarnya rendah adalah nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium.

Pasir sering digunakan sebagai media tanam alternatif untuk menggantikan fungsi tanah.  Sejauh ini, pasir dianggap memadai dan sesuai jika digunakan sebagai media untuk penyemaian benih, pertumbuhan bibit tanaman, dan perakaran setek batang tanaman. Menurut Merina (2006) pasir  merupakan media tanam yang sering digunakan dengan cara mengombinasikan dengan tanah atau pupuk kandang, sehingga mempunyai daya pegang air dan aerasi yang baik.

Menurut Rahardi (1991) sekam padi merupakan limbah yang mempunyai sifat-sifat antara lain: ringan, tidak mempengaruhi pH, mudah didapatkan, harganya murah namun kandungan haranya rendah dan memiliki kapasitas memegang air rendah. Sekam padi mengandung unsur Nitrogen sebanyak 1 % dan Kalium 2 %.

Wuryaningsih, Marwoto dan Mintursih (2001) menyatakan bahwa, serbuk gergaji sebagai limbah penggergajian kayu mudah didapat, dan kadang-kadang dapat diperoleh cuma-cuma. Di luar negeri serbuk gergaji digunakan sebagai campuran media dalam pot jika kulit pinus tidak tersedia.

Faktor lain yang sangat berperan dalam pertumbuhan tanaman adalah pemupukan, baik pupuk yang diberikan melalui akar maupun pupuk yang diberikan melalui daun. Penggunaan pupuk buatan dewasa ini terus meningkat. Salah satu jenis pupuk buatan adalah pupuk daun Novelgro yang mengandung hara makro dan mikro. Pupuk ini dapat diaplikasikan melalui daun dengan cara menyemprotkan ke seluruh permukaan daun. Pupuk daun Novelgro  mengandung unsur hara makro 9% N, 6% P2O5, 2% K2O, 1% Mg, dan dilengkapi pula dengan unsur hara mikro : 0,5% Mn, 4,5% Zn, 0,5% B, 0,05% Cu. Manfaat dari pupuk daun Novelgro dapat meningkatkan dan mempertahankan klorofil pada daun, meningkatkan proses fotosintesis, serta meningkatkan perkembangan akar. Dengan meningkatnya aktivitas fotosintesis, maka daya serap hara dari tanah akan meningkat sehingga dapat merangsang pertumbuhan dan produksi tanaman (Budiana, 2008).

Penggunaan pupuk  harus memperhatikan konsentrasi yang tepat. Penggunaan konsentrasi pupuk daun Novelgro yang terlalu rendah dapat menyebabkan kurang responsnya tanaman sehingga tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman, sedangkan pemberian pupuk dengan konsentrasi yang terlalu tinggi akan menyebabkan keracunan bagi tanaman. Konsentrasi anjuran pupuk ini adalah 1 cc/l air yang dapat diaplikasikan pada pagi atau sore hari dengan interval pemberian 2-4 Minggu sekali (AAK, 2005).

Berdasarkan uraian di atas, yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah belum diketahuinya komposisi media tanam dan konsentrasi pupuk daun Novelgro yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan bibit jarak pagar. Selain itu belum diketahui apakah ada interaksi antara kedua faktor tersebut.  

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi media tanam yang sesuai dan konsentrasi pupuk daun Novelgro yang tepat agar diperoleh pertumbuhan bibit jarak pagar yang baik serta ada tidaknya interaksi antara kedua faktor tersebut.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: