RESPONS BEBERAPA VARIETAS PADI TERHADAP WAKTU PEMBERIAN BAHAN ORGANIK PADA METODE SRI

Muhammad Hatta, Cut Nur Ichsan, dan Salman

ABSTRACT


            The objective of study was to determine response of three varieties of rice to timing of providing organic fertilizer on SRI system. The results showed that the timing of providing organic materials exerted a significant effect on grain weight per hill and production per hectare, but no significant effect on variables of other rice growth and production. Provision of organic matter at planting date and a week after planting date gave  better grain weight per hill and production per hectare than a week before planting date. These results were consistent for all the tested rice varieties, i.e. Ciherang, Pandan Wangi, and Angke.  However, to some extent, Pandan Wangi was the best.

Keywords :  Variety, rice, SRI, organic matter

 


PENDAHULUAN

 

SRI (System of Rice Intensification) adalah teknik budidaya padi yang mampu meningkatkan produktivitas padi dengan cara mengubah pengelolaan tanaman, tanah, air dan unsur hara. Metode ini terbukti telah berhasil meningkatkan produktivitas padi sebesar 50%.  Bahkan, di beberapa tempat peningkatannya mencapai lebih dari 100%. Metode ini pertama kali ditemukan di Madagaskar antara tahun 1983 oleh biarawan Yesuit asal Perancis bernama F.R. Henri de Laulani, S.J. (The SRI Group, 2005).

Pada metode SRI, pemberian pupuk organik merupakan salah satu unsur penting. Pemberian pupuk organik pada tanah sawah  dengan dosis yang sesuai dapat meningkatkan ketersediaan hara, meningkatkan aktivitas mikro organisme tanah, dan membentuk agregat tanah sehingga dapat mengikat lebih banyak air. Lebih lanjut Prihandarini (2007) menyatakan bahwa pemberian pupuk organik bermanfaat untuk meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk anorganik dan memperbaiki keadaan sifat fisik, kimia dan biologi tanah, sehingga dampak pencemaran lingkungan akibat pupuk anorganik dapat secara nyata dikurangi.  Andoko (2005) menyatakan pupuk organik yang dianjurkan untuk tanaman padi sawah adalah 10 ton per/ha.

Selain dosisnya,  waktu pemberian pupuk organik yang tepat pada tanaman juga perlu mendapat perhatian, karena dapat mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman. Umumnya, pemberian pupuk organik sebagai pupuk dasar pada tanaman padi diberikan pada 7-10 hari sebelum tanam. Namun, ada juga petani yang memberikan pupuk organik yang dicampur dengan pupuk anorganik setelah tanam.

Respons varietas padi terhadap waktu pemberian pupuk organik bisa tidak sama satu dengan yang lainnya.  Suatu varietas bisa memberikan respons yang lebih baik bila pupuk organik diberikan sebelum tanam, sementara varietas lainnya lebih baik bila pupuk organik diberikan setelah tanamn. Adisarwanto (2006) menyatakan bahwa keunggulan suatu varietas dipengaruhi oleh interaksi antara faktor genetik varietas dengan kondisi lingkungan tumbuh. Pengelolaan lingkungan tumbuh yang tidak sesuai dapat menyebabkan potensi hasil yang tinggi dari suatu varietas tidak akan muncul.

Pengujian beberapa varietas terhadap waktu pemberian pupuk organik diharapkan dapat memberikan informasi yang spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons tiga varietas  padi terhadap waktu pemberian pupuk organik pada sistem SRI.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: