Uji Media Tanam dan ME-17 pada Bibit Kakao

ABSTRACT

One major issue on preparing seedling growth is planting media. Soil as major media is frequently lack of nutrients for supporting long term of seedling growth. Therefore, additional material and nutrients are needed to the soil. The research objectives are to evaluate the best of composition of media and concentration of fertilizer Me-17 for the best growth of cacao seedling. Result showed that three part of soil and one part of manure was the best mixture of media for seedling growth. By using polynomial analysis, it was revealed that the best growth of seedling cacao was achieved at 3.05 to 3.67 cc/L of fertilizer Me-17. However, no interaction between media and fertilizer Me-17 was existed.

Keywords : cacao, Me-17, media, seedling

PENDAHULUAN

Tanaman kakao merupakan salah satu komoditi ekspor non migas yang memiliki prospek yang baik (Susanto, 1994). Kebutuhan kakao terus meningkat untuk industri dan ini memerlukan usaha peningkatan produktivitasnya melalui pengembangan dan pemeliharaan tanaman yang intensif dan efisien. Salah satu aspek yang perlu dibina secara terus menerus adalah pembibitan tanaman itu sendiri. Pembibitan yang baik diharapkan dapat menghasilkan tanaman yang mempunyai tingkat produktivitas yang tinggi dan menghasilkan mutu produk yang baik (Siregar dkk, 2000).

Dalam pembibitan tanaman kakao perlu adanya usaha untuk meningkatkan kesuburan media tanam. Tanah yang sering dipakai sebagai media tanam lazimnya tidak cukup subur untuk mendukung pertumbuhan bibit selama di pembibitan, sehingga perlu penambahan unsur hara melalui pemupukan. Pupuk yang digunakan dapat berupa pupuk organik seperti pupuk kandang maupun pupuk anorganik.

Pupuk kandang di samping dapat menambah unsur hara ke dalam tanah juga dapat mempertinggi humus, memperbaiki struktur tanah dan mendorong kehidupan jasad renik tanah (Hakim, Nyakpha, Lubis, Nugroho, Soul, Diha, Go Ba Hang, Bailey, 1986). Pupuk kandang baik sekali diberikan sebagai pencampur media tanam.

Pada umumnya, media pembibitan adalah tanah yang subur atau campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 3 : 1 (Direktorat Jenderal Perkebunan, 1992). Akan tetapi belum diketahui dengan pasti berapa perbandigan media tanam yang tepat untuk mendapatkan pertumbuhan bibit tanaman kakao yang baik.

Pupuk ME-17 merupakan salah satu pupuk organik yang mengandung unsur hara makro dan mikro sehingga pemberian pupuk ini dapat mempertinggi kesuburan tanah. Di samping itu pupuk ME-17 mengandung mikroorganisme yang menguntungkan tanaman dalam penguraian bahan organik menjadi nutrisi tanaman. Secara umum, konsentrasi pupuk ME-17 yang dianjurkan antara 2,5 – 5 cc per liter air[1]. Namun, secara spesifik untuk tanaman kakao belum diketahui berapa konsentrasi pupuk ME-17 yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan media tanam dan konsentrasi pupuk ME-17 yang tepat sehingga menghasilkan bibit tanaman kakao yang baik.

full text

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: