PENGARUH UKURAN FISIK DAN JUMLAH UMBI PER LUBANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH

Yenny Sufyati, Said Imran AK, dan Fikrinda

ABSTRACT

The objective of this study is to find out the influence of bulb physical size and the suitable number of the bulb per hole in order to increase the growth and yield of shallot.  The result showed that the bulb size gave no significant differences of the plant height at 15 days after planting, but it had given the very significant differences at 30 and 45 days.  Moreover, the highly significant differences are also shown at the number of leaves at 45 days after planting, the number of bulb per cluster, the weight of the wet and dried plant per netto plot and the weight of the dried bulb per netto plot.  All parameters of the growth and yield plant evaluated were significantly affected by the number of bulb per hole.  There were highly significant interaction between the bulb physical size and the number of bulb per hole on the plant height at 30 days after planting, the number of leaves at 45 days after planting and the number of bulb per cluster.  In general, treatment U1 gave the growth and yield of plant better than treatment U2 and U3.  In addition, three bulbs per hole (J3) had better effect on the growth and yield of plant than other treatments.

Keywords: Shallot, bulb physical size, and number of bulb per hole



PENDAHULUAN

       Tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu jenis tanaman semusim (annual) yang termasuk dalam famili Liliaceae.  Tanaman ini merupakan sayuran  rempah yang meskipun bukan asli dari Indonesia, namun penggunaannya sebagai bumbu penyedap masakan sungguh lekat dengan lidah orang Indonesia (Wibowo, 1992).  Manfaat bawang merah dalam kehidupan sehari-hari selain seperti yang telah disebutkan yaitu sebagai bumbu penyedap masakan, juga sebagai sumber vitamin B dan C, protein, lemak, karbohidrat, yang sangat diperlukan oleh tubuh.

       Kegunaan lainnya adalah untuk obat-obatan seperti obat batuk dan obat untuk menurunkan suhu badan. Umbi bawang merah juga dapat dimakan mentah setelah dikupas, umumnya dibuat acar, dapat pula digoreng untuk menambah rasa sedap serta hiasan berbagai masakan. Kulit umbinya dipakai untuk mewarnai telur pindang yang menjadi coklat sesudah direbus.  Daunnya digunakan sebagai campuran sayur

       Mengingat manfaat dan nilai ekonomi tanaman bawang merah cukup tinggi, maka perlu ditingkatkan produksinya.  Dalam usaha meningkatkan produksi tanaman bawang merah banyak faktor yang ikut menentukan yaitu : perbaikan cara bercocok tanam, pemilihan bibit unggul, pemupukan, pengairan dan pemberantasan hama/penyakit.

       Penggunaan bibit yang tidak baik dapat menurunkan produksi.  Menurut Samsudin (1979), umbi bibit yang baik mempunyai ukuran fisik yang tidak terlalu kecil.  Umbi bibit yang terlalu kecil cenderung menghasilkan jumlah anakan yang relatif sedikit, sedangkan umbi bibit yang terlalu besar merupakan pemborosan karena umbi yang mempunyai ukuran fisik yang terlalu besar sering kali kurang menghasilkan tunas.  Sementara itu harga bibit bawang relatif mahal, sehingga pada umumnya petani tidak mengadakan seleksi bibit.

Pertumbuhan tanaman bawang merah dipengaruhi oleh berat umbi yang digunakan sebagai bibit.  Bibit yang berasal dari umbi yang besar akan memberikan pertumbuhan yang lebih baik daripada bibit yang berasal dari umbi yang kecil.  Daun-daun yang terbentuk akan lebih banyak daripada bibit yang berukuran kecil, sehingga akibat dari bertambah besarnya luas daun akan meningkatkan laju fotosintesis, sehingga mempengaruhi proses pembentukan umbi (Anonymous, 1980 ; Anonymous, 1987).

       Menurut Wibowo (1992), umbi-umbi untuk bibit bawang merah sebaiknya dipilih yang berukuran kecil atau sedang.  Jangan memilih yang terlalu kecil karena akan mudah membusuk bila ditanam, dan sering menghasilkan tanaman yang lemah pertumbuhannya yang pada akhirnya hasil tanaman menjadi rendah.  Bukan berarti umbi besar tidak baik digunakan tetapi biasanya umbi besar mempunyai harga yang lebih tinggi, sementara hasilnya relatif tidak berbeda dengan umbi yang berukuran sedang.  Umbi yang berukuran  sedang  beratnya  berkisar antara 2.5 – 5.0 g, sedang yang berukuran besar  5.0 – 7.5 g,  dan yang berukuran kecil beratnya < 2.5 g per umbi.

       Selain ukuran umbi, faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah adalah jumlah benih atau bibit yang ditanam per lubang.  Jumlah bibit yang ditanam per lubang akan menentukan jumlah tanaman yang tumbuh dalam suatu rumpun.  Banyak tanaman dalam satu rumpun dapat mempengaruhi tingkat populasi tanaman per satuan luas, sedangkan tingkat populasi sangat mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman pada suatu areal penanaman.

       Untuk pertanaman bawang merah belum ada informasi yang jelas berapa jumlah umbi bibit yang baik ditanam per lubang guna meningkatkan pertumbuhan dan produksi .  Namun demikian Soedirdjoatmojo (1987) menyatakan bahwa jika penanaman bawang merah menggunakan biji, maka setiap lubang ditanam 2 – 3 biji dengan jarak tanam 10cm x 10cm, akan tetapi bila menggunakan anakan, maka setiap lubang ditanam satu anakan yang cukup besarnya dengan jarak tanam 15cm x 15cm.

       Jumlah bibit per lubang yang digunakan petani umumnya tergantung kepada besar kecilnya ukuran umbi bibit.  Biasanya bibit yang berukuran besar ditanam satu bibit per lubang, sedangkan yang berukuran kecil ditanam 2 – 3 bibit per lubang.  Belum ada informasi berapa jumlah umbi per lubang yang tepat untuk berbagai ukuran umbi bibit terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah.

       Sebagai tambahan informasi bahwa pada pertanaman padi, jika bibit ditanam dalam jumlah yang banyak akan terjadi persaingan dalam rumpun terutama terhadap sinar matahari, akibat pertumbuhan dipacu untuk memanjang.  Sebaliknya bibit yang ditanam per lubang dalam jumlah sedikit, tidak dapat mencapai tingkat populasi yang optimum sehingga produksi per satuan luas menjadi rendah (Siregar,1981).


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: