ANALISIS NERACA AIR UNTUK MENENTUKAN MUSIM TANAM

Taufan Hidayat, Yonny Koesmaryono, dan Aris Pramudia

 

ABSTRACT

       Growing periods can be determined using water balance analysis to decrease harvest risk in certain area. Generally, there are two types of land use for crop i.e. irrigated land and non-irrigated land. The experiment objectives was to determine growing periods of food crop inBantenProvince. Modified method of Thornthwaite and Mather of bookkeeping system of water balance was used based on decades data. Water balance analysis of irrigated land showed that  the area of Serang District had growing periods potencially of 140-170 days with growing periods starting from Dec2 till Jan1, but needed water supply from irrigation as amount 8.5-22.5 mm to grow rice twice a year or planted with other food crops after rice if no irrigation. Meanwhile, Tangerang District (Pakuhaji) and Pandeglang District (Pagelaran) had potency of 182-193 days of growing periods with starting on Sep3 at Pakuhaji and on Dec3 at Pagelaran. In these area rice could be planted twice a year without irrigation. Futher for non-irrigation land with monthly high rainfall, the result showed that the area had potency of growing periods of 182 days through the year. Planting dates might be started from October 1 until December 1, with sequence of rice-rice or rice-rice-other food crops.

Key word : Growing periods, water balance,  food crops, planting dates


 

Pendahuluan

 

          Masalah air bagi tanaman pangan tidak hanya didominasi oleh daerah beriklim kering. Di daerah beriklim basahpun air merupakan faktor yang menentukan terhadap tingkat pertumbuhan dan produksi tanaman. Keberhasilan suatu kegiatan pertanian sangat ditentukan oleh perimbangan antara jumlah air yang tersedia di lahan dengan jumlah air yang dibutuhkan tanaman selama masa pertumbuhannya. Jumlah air yang tersedia pada suatu lahan pertanian dapat dilihat dari kondisi curah hujan, sedangkan jumlah air yang dibutuhkan oleh tanaman dapat digambarkan dengan jumlah air yang dibutuhkan untuk evapotranspirasi (Heryani et al., 2000).

Jumlah air yang tersedia dan jumlah air yang dibutuhkan akan mengalami fluktuasi dari waktu ke waktu, sehingga pada suatu peiode dapat terjadi kelebihan air dan pada periode lainnya dapat terjadi kekurangan air bagi tanaman. Informasi tentang kelebihan dan kekurangan air tersebut sangat membantu dalam menyusun perencanaan di lahan pertanian. Di samping itu tanah juga mempunyai peranan penting terhadap ketersediaan air bagi tanaman.

       Kajian mengenai perhitungan neraca air tanah untuk menduga potensi waktu tanam telah banyak dilakukan di Pulau Jawa seperti di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.  Namun khusus untuk Provinsi Banten penelitian saperti ini masih sangat sedikit.

       Penelitian analisis neraca air pernah dilakukan di Banten namun ketika provinsi ini masih merupakan bagian dari Provinsi Jawa Barat sehingga hasil analisisnya hanya secara umum. Selain itu hal yang menarik untuk daerah ini ditinjau dari sisi iklimnya adalah bahwa  wilayah Banten mempunyai tiga wilayah utama yang mempunyai kondisi iklim yang berbeda, dimana bagian utara adalah wilayah yang sangat rentan kekeringan dan sangat signifikan pengaruh El-Nino, bagian tengah adalah wilayah transisi dan merupakan daerah pegunungan, dan bagian selatan adalah wilayah yang lebih basah karena pengaruh angin monsun baratan yang membawa uap air dalam jumlah besar terutama pada bulan November-Maret (Hidayat, 2005).

            Berbagai usaha dilakukan untuk mengurangi resiko kegagalan pertanian diantaranya adalah dengan menyusun informasi potensi waktu tanam terutama bagi tanaman semusim. Metode Thornthwaite dan Mather (1957) merupakan salah satu metode pendekatan yang umum digunakan untuk mengetahui tingkat ketersediaan air lahan pertanian guna menentukan potensi dan waktu tanam tanaman semusim. Tulisan ini mengulas analisis perhitungan neraca air tanah untuk menduga potensi waktu tanam tanaman semusim pada beberapa tipe penggunaan lahan yang umum digunakan sebagai lahan pertanian tanaman pangan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: