EFEK KOMBINASI DOSIS PUPUK N P K DAN CARA PEMUPUKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS

Jumini, Nurhayati, dan Murzani

ABSTRACT

This study was aimed at determining effects of combinations of doses N, P and K and fertilizer placement on growth and yield of sweet corn and also finding out interactions between the two treatments. The research was conducted at the Seed Garden of Agriculture Faculty, Unsyiah, using a factorial randomized complete block design. Factor studied were combinations of fertilizer doses of N, P and K (Urea, TSP and KCl), consisting of three levels: P1 = 400 + 250 + 200 kg/ha, P2 = 450 + 300 + 250 kg/ha, and P3 = 500 + 350 + 300 kg/ha, and fertilization manners, consisting of two levels: circle and sideband. The results showed that the combination of doses of fertilizer N, P and K exerted a highly significant effect on ear weight, cob weight and cob weight/ha and exerted a significant effect on plant height of 30 and 45 days after planting and cob length, but did not affect cob diameter. The best growth and yield was obtained in a combination of N, P and K 500 + 350 + 300 kg/ha. Fertilizer placement did not significantly affect plant growth and yield of sweet corn. There was no significant interaction between fertilizer dose combinations of N, P and K and fertilizer placement on growth and yield of sweet corn.

Keywords: sweet corn, fertilizer, doses of N, P and K, sideband, circle


PENDAHULUAN

Jagung manis (Zea mays saccharata) semakin populer dan banyak dikonsumsi karena memiliki rasa yang lebih manis dari jagung biasa, di samping itu umur produksi lebih singkat (genjah) sehingga sangat menguntungkan jika dibudidayakan.

Selama pertumbuhannya jagung manis memerlukan unsur hara yang diserap dari dalam tanah, jika tanah tidak menyediakan unsur hara yang cukup mendukung pertumbuhan optimal, maka harus dilakukan pemupukan. Ketersediaan unsur hara yang dapat diserap oleh tanaman merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan produksi. Suatu tanaman dapat tumbuh dengan optimal bila dosis pupuk yang diberikan tepat (Sarief, 1986). Melalui pemupukan diharapkan dapat memperbaiki kesuburan tanah antara lain mengganti unsur hara yang hilang karena pencucian dan yang terangkut saat panen. Pemberian pupuk urea, TSP dan KCl sebagai sumber N, P dan K merupakan usaha untuk meningkatkan produksi tanaman (Rukmana, 1997).

Nitrogen (N) merupakan salah satu unsur hara makro bagi pertumbuhan tanaman, yang pada umumnya sangat diperlukan untuk pertumbuhan vegetatif tanaman seperti akar, batang dan daun (Sutejo, 1992).

Fosfor merupakan salah satu unsur hara makro yang esensial bagi pertumbuhan dan hasil tanaman, yang berperan penting dalam memacu terbentuknya bunga, bulir pada malai, memperkuat jerami sehingga tidak rebah dan memperbaiki kualitas gabah. Peranan utama Kalium bagi tanaman adalah sebagai aktivator berbagai enzim yang berperan dalam proses metabolisme (Rinsema, 1986).

Menurut Achmad (1993) dalam melakukan pemupukan, beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah tanaman yang dipupuk, jenis tanah, jenis pupuk yang digunakan, dosis yang diberikan, waktu pemupukan dan cara pemupukan.

Kombinasi dosis pupuk yang biasa digunakan untuk tanaman jagung manis adalah 200 kg N/ha (435 kg Urea), 150 kg P2O5/ha (335 kg TSP) dan 150 kg K2O/ha (250 kg KCl) (Anonymous, 2002).

Di samping dosis pupuk N, P dan K yang digunakan, perlu juga diperhatikan cara pemupukan, agar pemupukan lebih efisien. Menurut Setyamidjaya (1986) pemupukan dapat dilakukan dengan beberapa cara; 1. Disebar yaitu pupuk disebar di permukaan tanah pada saat pengolahan tanah terakhir atau sehari sebelum tanam, 2. Ditempatkan dalam larikan yang dibuat di antara barisan tanaman, 3. Ditempatkan dalam lubang yang dibuat di samping tanaman, 4. Disemprot melalui daun. Cara pemupukan harus disesuaikan dengan jenis pupuk, sebab pupuk anorganik banyak mengandung bahan kimia, kesalahan cara pemupukan akan berakibat kurang baik bagi tanah dan tanaman.

Berdasarkan permasalahan di atas maka perlu dilakukan penelitian tentang kombinasi dosis pupuk N, P dan K serta cara pemupukan sehingga diperoleh pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek kombinasi dosis pupuk N, P dan K dan cara pemupukan yang sesuai sehingga diperoleh pertumbuhan dan hasil jagung manis yang maksimal serta interaksi antara kedua faktor tersebut.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: